Kabel Feeder Bertenaga Tinggi AS/NZS Type 260 1.1–11 kV Berlapis Baja untuk Aplikasi Tambang dan Industri

AS/NZS Tipe 260 1.1 hingga 11 kV

Aplikasi:
Kabel berselubung ini terutama digunakan sebagai kabel feeder untuk suplai daya di mana perlindungan mekanis dan kekuatan diperlukan. Kabel ini juga dapat digunakan sebagai feeder ke mesin atau trafo mining portabel, misalnya untuk pertambangan pasir.

Standar:

  • AS/NZS 1802:2003

  • AS/NZS 1125

  • AS/NZS 3808

  • AS/NZS 5000.1

Konstruksi:

Komponen

Deskripsi

3×Konduktor

Konduktor tembaga lunak, fleksibel, terpilin, dan dilapisi timah (tinned annealed copper)

Layar Konduktor

Senyawa semikonduktif (untuk kabel dengan rating tegangan 3.3/3.3 kV ke atas)

Isolasi

EPR (Ethylene Propylene Rubber)

Layar Isolasi

Elastomer semikonduktif

Layar Komposit (konduktor tanah)

Anyaman tembaga lunak berlapis timah yang dicampur dengan benang poliester

Separator Cradle

PCP semikonduktif

3×Pilot Interstitial

Konduktor tembaga lunak fleksibel berlapis EPR

Selubung Dalam

PCP. Selubung CPE/CSP tersedia atas permintaan

Armor Fleksibel

Helai baja karbon rendah (mild steel) galvanis

Selubung Luar

PCP heavy duty. Selubung CPE/CSP heavy duty tersedia atas permintaan

Kabel feeder bertenaga tinggi AS/NZS Type 260 1.1–11 kV berlapis baja merupakan solusi andal untuk penyediaan daya listrik di lingkungan tambang dan industri yang menuntut kekuatan mekanis tinggi.


Material Apa yang Digunakan dan Mengapa Itu Penting?

Material kabel menentukan ketahanan, fleksibilitas, dan keselamatan operasional. Berikut ringkasannya:

Bagian Kabel

Material

Manfaat

Konduktor

Tembaga annealed berlapis timah

Fleksibel, konduktivitas tinggi, tahan korosi

Isolasi

EPR

Tahan panas, tahan kimia, elastis

Layar Isolasi

Elastomer semikonduktif

Menjaga distribusi medan listrik, mengurangi risiko tegangan lokal

Layar Komposit

Tembaga + benang poliester

Perlindungan tanah, kekuatan mekanis tinggi

Selubung Luar

PCP/CPE/CSP

Tahan benturan, tahan kimia, cocok untuk tambang dan industri

Armour

Baja galvanis

Perlindungan mekanis maksimal terhadap tarik, tekukan, dan tekanan

Dengan material ini, kabel Type 260 mampu bertahan dalam kondisi ekstrim seperti tambang pasir di Indonesia, pabrik pengolahan mineral, atau transportable mining substation.


Di Mana Kabel AS/NZS Type 260 Umumnya Digunakan?

Kabel ini memiliki aplikasi luas di industri dan tambang:

  1. Feeder Tambang

    • Mengalirkan daya dari sumber utama ke mesin dan substation portabel.

    • Contoh: Tambang pasir di Kalimantan Selatan menggunakan Type 260 untuk feeder ke pompa air dan conveyor.

  2. Fasilitas Industri Berat

    • Pabrik pengolahan mineral, semen, dan baja.

    • Kabel melindungi dari benturan, tekanan, dan getaran mesin berat.

  3. Aplikasi Bergerak

    • Shuttle cars, continuous miners, dan mobile substation.

    • Fleksibilitas dan armour baja membuat kabel tahan terhadap tarikan dan tekukan.


Bagaimana Perbandingan Kabel Type 260 dengan Kabel Industri Lainnya?

Aspek

Type 260

Kabel Industri Standar

Kelebihan Type 260

Tegangan

1.1–11 kV

≤1 kV

Mendukung tegangan menengah

Armour

Baja galvanis fleksibel

Tidak atau minimal

Proteksi mekanis maksimal

Fleksibilitas

Tinggi

Sedang

Cocok untuk pergerakan mesin

Isolasi

EPR

PVC atau XLPE

Tahan panas, tahan kimia

Aplikasi Tambang

Ya

Terbatas

Ideal untuk tambang & industri berat


Apa Tantangan Pemasangan Kabel AS/NZS Type 260 dan Bagaimana Mengatasinya?

  • Tantangan Mekanis: Kabel berat dan tebal, sulit untuk diluruskan di jalur panjang.

    • Saran: Gunakan roller dan cable drum untuk mengurangi tegangan tarik.

  • Pemasangan di Area Basah: Kabel harus terlindung dari genangan air atau tekanan tinggi.

    • Saran: Gunakan selubung CPE/CSP untuk ketahanan air ekstra.

  • Pengelolaan Tegangan dan Panas: Kabel tegangan menengah menghasilkan panas tinggi saat beban penuh.

    • Saran: Hitung kapasitas arus kabel dan pastikan ventilasi memadai.


FAQ: Pertanyaan Umum tentang Kabel AS/NZS Type 260

Apa perbedaan utama antara Type 260.1, 260.3, 260.6, dan 260.11?

  • Perbedaan utama terletak pada luas konduktor, ketebalan isolasi, dan kemampuan arus. Type 260.1 untuk aplikasi kecil hingga menengah, sedangkan 260.11 untuk aplikasi heavy-duty dan jarak jauh.

Apakah kabel Type 260 cocok untuk tambang terbuka dan basah?

  • Ya, kabel ini memiliki armour baja dan selubung PCP/CPE yang tahan air dan korosi, ideal untuk tambang pasir atau mineral basah.

Bisakah kabel ini digunakan untuk mesin bergerak?

  • Tentu, fleksibilitas konduktor dan perlindungan armour memungkinkan pemasangan pada shuttle cars, continuous miners, dan mobile substation.

Bagaimana cara membedakan kabel Type 260 asli dari tiruan?

  • Periksa sertifikasi AS/NZS, lapisan konduktor dan isolasi, serta dokumentasi teknis dari produsen. Tiruan sering memiliki konduktor lebih tipis dan armour kurang kuat.

Berapa umur layanan kabel Type 260?

  • Umur layanan tergantung lingkungan dan beban, tetapi umumnya 15–25 tahun di kondisi operasi normal.


Studi Kasus: Penggunaan Kabel Type 260 di Tambang Pasir Indonesia

Tambang pasir di Kalimantan Selatan menghadapi tantangan lingkungan basah dan beban tinggi dari pompa serta conveyor. Kabel Type 260.6 digunakan sebagai feeder utama dari substation portabel ke pompa. Hasilnya:

  • Penurunan gangguan listrik hingga 30% dibanding kabel standar.

  • Perlindungan mekanis dari benturan dan tarikan berat terbukti efektif.

  • Fleksibilitas memungkinkan pergerakan peralatan tanpa kerusakan kabel.


Tips Profesional 

  1. Periksa kebutuhan arus sebelum memilih tipe kabel.

  2. Sesuaikan selubung luar dengan kondisi lingkungan (PCP/CPE/CSP).

  3. Gunakan drum dan roller saat instalasi panjang untuk mengurangi kerusakan.

  4. Pentingnya sertifikasi: Pastikan kabel sesuai AS/NZS 1802, 1125, 3808, dan 5000.1.

Jika Anda mencari solusi kabel feeder bertenaga tinggi untuk tambang dan industri di Indonesia, hubungi distributor resmi kami untuk konsultasi teknis dan penawaran terbaik.